Latest Post

Cara Upload File PDF, MP3, Film dan Video di Blog

*

Written By Pink Vs Yellow ™ on Jumat, 20 April 2012 | 16.41


Pada dasarnya, Blogger sangatlah berbeda dengan Wordpress. Bila di Wordpress semua fitur bisa dikatakan lengkap berbeda halnya dengan Blogger, contoh saja tentang upload file PDF. Di wordpress, kita langsung bisa meng-upload file PDF dengan hanya menekan tombol Upload file tetapi di Blogger kita harus mengakalinya dengan cara memakai Ziddu.com atau 4Shared.com. Kedua situs ini khusus untuk anda yang ingin meng-upload file, video, music, film, bahkan aplikasi sekaligus. Setelah anda meng-upload, barulah kita copy link yang ada disana lalu kita berikan di blog kita. Untuk lebih jelasnya ikuti langkah berikut :
Sebagai contoh saya memakai 4shared.com, untuk ziddu.com caranya pun sama.
  1. Buka www.4shared.com .
  2. Setelah berada di halaman anda harus Register terlebih dahulu.
  3. Klik Sign Up Lalu anda harus mengisi formulir
  4. Setelah register nanti anda akan dibawa ke halaman awal.
  5. Setelah berada di halaman awal, Klik Browse (yang berada di bawah halaman awal) Lalu klik Upload (anda bisa memilih banyak file agar dapat di download).
  6. Tunggu beberapa saat untuk proses Upload.
  7. Setelah proses Upload selesai akan ada Kode (bisa anda gunakan URLnya)yang muncul di layar, lalu copy kode tersebut ke dalam postingan anda untuk dijadikan link download.
    Contoh: Klik disini untuk mendownload lagu ST12 Saat Terakhir
  8. Setelah selesai barulah kita post artikel.

Untuk MP3 :
  1. Ikuti langkah 1-5.
  2. Setelah Upload MP3 selesai, klik Done lalu klik MP3 yang anda Upload.
  3. Klik Play, setelah itu anda akan diberikan kode Embeded-nya dan copy kedalam postingan anda.


NB:
ü  Untuk proses Upload tergantung dari berapa besar ukuran file dan kecepatan upload koneksi anda.
ü  Untuk mencoba apakah program/file yang anda simpan itu tadi berhasil atau tidak, maka sebelum di download oleh pengunjung situs maka anda coba terlebih dahulu.

Mengelola variabel isset , unset dan empty

Teknik dasar PHP, dan utnuk belajar php mesti tahu tentang Mengelola variabel. Jika anda belajar php, dipastikan anda selalu akan menemui variabel. Maka dari itu dituntut dalam blajar php, diharuskan bisa mengelola variabel. implemetasi pembuatan kode program php, secara garis besar ada tiga konstruksi bahasa digunakan untuk mengelola suatu variabel, yaitu isset(), unset(), empty()



1. isset
isset() digunakan untuk menyatakan variabel sudah diset atau tidak. Jika variabel sudah diset makan variavel akan mengembalikan nilai true, sebaliknya akan bernilai false


2. unset
unset()merupakan kebalikan dari isset(), yaitu untuk meng-unsetvariabel, dan membebaskan memory yang sudah digunakan.

3. empty
empty(), digunakan untuk memerikasa apakah variabel form tidak dikirim atau tidak berisi data alias kosong. berbeda denagn isset(), yang mengembalikan nilai false pada variabel yang di-unset, empty() akan mengembalikan nilai true

Belajar HTML

Ini merupakan artikel pertama yang saya tulis di website saya ini. Karena diwebsite ini saya akan membagi-bagikan ilmu apa aja tentang pembuatan website, maka kita pelajari biangnya dulu, dasar dari semua dasar pembuatan website yaitu HTML.
HTML (Hypertext Markup Language) merupakan bahasa yang digunakan untuk membuat website. Menggunakan tag untuk mendeklarasikan sesuatu dan tag tersebut tidak ditampilkan tetapi tag tersebut memberi tahu browser bagaimana cara menampilkan dokumen website. Serta dapat saling berhubungan dengan dokumen HTML lain yang dikenal dengan istilah link.
Suatu halaman website sebenarnya hanya sebuah halaman teks, jika anda menggunakan browser internet explorer dan anda mengklik view - source, maka anda dapat melihat teks dari web tersebut. Tetapi teks tersebut diterjemahkan oleh browser menjadi halaman website yang enak dilihat. Teks merupakan bahasa universal bagi komputer, yang berarti setiap dokumen teks (termasuk website) yang anda buat melalui Windows dapat dibaca di sistem perasi lain seperti Mac OS, Linux, Unix dan lainnya.
HTML dan hal-hal yang berkaitan dengan website distandarisasi oleh sebuah badan yang disebut World Wide Web Consortium (W3C). Standard terbaru, konsep dan proposal mengenai starndarisasi web dapat dilihat di http://www.w3.org. Standar untuk HTML terbaru adalah HTML 4.0 yang telah didukung oleh bermacam-macam browser seperti Microsoft Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, Mozilla, Safari dan masih banyak lagi. Browser menterjemahkan tag yang terdapat pada dokumen HTML. Kita akan segera membicarakan mengenai tag.
Suatu halaman web merupakan file teks yang berarti anda dapat membuatnya hanya dengan menggunakan notepad saja. Bahkan jika anda masih pertama kali mempelajari HTML, notepad merupakan alat yang tepat. Saya menyarankan untuk menggunakan editplus karena menurut saya enak aja dipakainya, tetapi anda bebas menggunakan teks editor lain.
Jika anda baru pertama kali mengenal HTML, hindari Program WYSIWIG (What You See Is What You Get) seperti Dreamweaver atau Frontpage/Web Expression. Program-program ini memang memudahkan anda membuat website tetapi anda akan kurang memahami HTML, gunakan Frontpage atau Dreamweaver apabila anda sudah paham mengenai HTML.
Sekarang buka saja notepad anda dan kita mulai.

Kode HTML pertama

Buka notepad dan tuliskan kode dibawah ini
Hello World
Simpan file tersebut dengan nama hello.html didalam suatu folder (misal c:\webku) dan buka file HTML tersebut dengan browser kesukaan anda. Hasilnya seperti ini:
Hello <b>World!!</b>
Oke jadi apa yang dimaksud oleh "<" dan ">", ketika anda menuliskan sesuatu diantara tanda "<" dan ">" maka anda membuat sesuatu yang disebut dengan tag, kalau anda lihat dikamus bahasa inggris tag artinya tanda/label. Sebagai contoh tag <b> maksudnya untuk memulai huruf tebal (bold) dan tag </b> merupakan tag penutup untuk menghentikan huruf tebal.
Sebuah halaman HTML yang baik harus memiliki tag <head> dan <body>, tapi kita akan membicarakan masalah ini belakangan. Yang penting sekarang pahami dulu mengenai tag HTML. Sekarang akan kita pelajari lebih jauh mengenai tag HTML.
Tag HTML dibagi menjadi dua, yaitu tag HTML yang memiliki penutup (containers) atau yang berdiri sendiri (standalone).

Containers

Kebanyakan tag HTML adalah containers (kita sebut containers saja sebab sulit mencari terjemahannya dalam bahasa Indonesia) yang berarti tag tersebut memiliki pembuka (batas awal) dan penutup (batas akhir). Teks yang berada diantara tag pembuka dan penutup akan berubah sesuai dengan fungsi dari tag tersebut. Perhatikan contoh berikut:
Hello <i>World!!</i><br>
Hasil:
Hello World!!
Tag <i> berguna untuk memiringkan teks (italic) tag <i> memiliki penutup yaitu </i>. Tag penutup selalu ditandai dengan "/". Contoh diatas terdapat teks World!! diantara tag pembuka <i> dan tag penutup </i> sehingga menghasilkan tulisan World!! yang miring. Tag pembuka memiliki atribut tetapi tag penutup tidak memiliki atribut.

Standalone Tag

Beberapa tag tidak memerlukan penutup sebab tag tersebut hanya berfungsi untuk menempatkan sebuah elemen pada halaman web. Sebagai contoh tag <img> yang merupakan tag untuk memasang sebuah gambar didalam halaman web. Tag lain yang tidak memiliki penutup adalah <br> yang berguna untuk memberi jarak antar teks dan tag <hr> untuk memberi garis. Tag HTML cukup banyak jumlahnya, anda dapat mencarinya dibuku-buku atau mencarinya melalui google untuk mengetahui apa saja jenis tag HTML. Tapi saya akan beritahu yangpenting-penting saja.

Atribut

Atribut dipasang didalam tag pembuka untuk menambahkan fungsi dari tag tersebut. Setiap tag memiliki beberapa atribut dan dipasang sesudah nama tag dibatasi oleh spasi. Urutan atribut tidak perlu diperhatikan. Kebanyakan atribut memiliki nilai yang dipanggil dengan menggunakan tanda "=" sesudah nama atribut. Bingung? coba kode berikut ini dijamin anda mengerti:
Hello <font face="verdana" size="2" color="red">World!!</font>
Hasilnya:
Hello World!!
Tulisan World!! terletak ditengah tag <font> nah tag <font> memiliki atribut face, size dan color yang dapat anda ubah nilainya. Cobalah untuk mengubah ukuran (size) menjadi 3 atau jenis fontnya ubahlah dari verdana menjadi arial. Kira-kira seperti itu kegunaan atribut. Bagaimana? lanjut?

HTML Entity

Jika anda ingin menuliskan karakter khusus dalam web, maka anda perlu menulisnya menggunakan kode khusus. Kode khusus ini dikenal dengan istilah HTML entity. Sebagai contoh anda ingin menulis seperti ini:
Saya belajar      web
Anda lihat ada jarak spasi antara belajar dan web. Anda tidak bisa membuat spasi dengan menekan tombol space bar berkali-kali. Meskipun pada kode HTML hasilnya terdapat jarak namun browser hanya membacanya sekali, jadi sebanyak apapun space bar yang tekan browser hanya membacanya satu spasi. Lalu bagaimana caranya? Spasi dalam HTML memiliki kode HTML entity yaitu &nbsp; jadi untuk membuat seperti contoh diatas anda perlu menulisnya seperti ini:
Saya belajar&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;web
HTML entity selalu diawali dengan "&" dan diakhiri dengan ";" ada banyak sekali HTML entity anda dapat mencarinya, dan lagi-lagi saya akan menyuruh anda mencarinya sendiri melalui google.

Struktur Dokumen HTML

Tadi sudah saya katakan bahwa HTML yang baik memiliki tag <head> dan <body>. <head> mendefiniskan bagian header dari dokumen HTML yang berisi informasi mengenai dokumen HTML tersebut. Tag <head> tidak memiliki atribut tetapi memiliki container khusus didalam header seperti <base>, <meta>, dan <title>. Tag <body> mendefinisikan awal dari isi website dan ditutup dengan </body>. Tag <body> berisi isi dokumen yang akan tampil di browser anda. Oke sekarang cobalah kode berikut ini:
<html>
<head>
<title>Your title</title>
</head>
<body bgcolor="#cccccc">
Hello <b>World!!</b>
</body>
</html>
Hasilnya didalam Microsoft Internet Explorer :
Contoh HTML dasar
Anda lihat teks yang berada diantara tag <title> muncul dibagian atas browser. Apapun yang anda tulis diantara tag <body> akan muncul sebagai isi dari website anda. Jika anda lihat terdapat tag <body bgcolor="#cccccc"> bgcolor merupakan atribut dari <body> yang berguna untuk memberi warna pada background halaman website. Pelajari dan pahami kode tersebut maka anda akan mudah untuk mempelajari kode selanjutnya.

Susun file Anda

Sangat penting untuk meletakkan file-file HTML anda. Akan lebih baik jika anda membuat folder untuk meletakkan file-file HTML dan didalamnya anda membuat subfolder (misalnya images) untuk menyimpan file-file gambar. Semakin sering anda membuat website anda akan semakin berpengalaman dan mengetahui teknik dalam menyusun file. Jadi ini tergantung pengalaman anda.

index.html

Ketika anda membuka dhimasronggobramantyo.com/belajar.html maka otomatis browser akan membuka file belajar.html. Tetapi jika kita membuka dhimasronggobramantyo.com saja, file apa yang dibuka? Semua server web otomatis akan mencari file index.html.
Karena itu jika website anda memiliki banyak halaman, anda harus memiliki sebuah file index.html yang akan menjadi halaman pertama dari website anda.
Oke, sekarang kita pelajari tag-tag HTML yang penting. Semua kode HTML berikut ini harus ditulis didalam tag <body>

Teks dan Paragraf

Header/judul akan membuat mata pembaca tertuju pada judul dan tertarik untuk membacanya. Dengan menggunakan tag heading maka search engine dapat membaca seberapa penting isi dari suatu website.
Heading merupakan container yang diawali dengan tag <h1> dan ditutup dengan tag </h1>. Ada 6 level heading mulai dari h1 sampai h6.
Cobalah kode berikut ini:
<h1>My First HTML</h1>
<h2>My First*HTML</h2>
<h3>My First HTML</h3>
<h4>My First HTML</h4>
<h5>My First HTML</h5>
<h6>My First HTML</h6>
Hasil:
Contoh penggunaan tag Heading
Saya rasa anda dapat dengan mudah memahami kode tersebut, sekarang kita coba tag HTML penting lainnya. <p> digunakan untuk membuat paragraf, ini merupakan salah satu tag yang banyak digunakan, tag penting lainnya adalah <b> untuk menebalkan,<i> untuk memiringkan dan <u> untuk garis bawah
Sekarang coba kode berikut ini:
<p>Halo, nama saya <b>Budi</b> dan 
saya ingin belajar HTML.</p>
<p>Ini merupakan <i>kode HTML pertama saya</i> dan saya 
belajar untuk <u>memformat</u> teks dalam HTML </p>
Bagaimana hasilnya? silahkan anda coba sendiri, jika anda selalu melihat contoh dihalaman ini, anda tidak akan mencoba :)
Beberapa tag mempunyai atribut ALIGN, termasuk <p> dan <h1> - <h6>. ALIGN berguna untuk membuat teks rata kiri, tengah atau kanan. Cobalah kode berikut:
<h1 align="center">Nama saya Jono</h1>
<p>Halo nama saya Jono dan saya lagi belajar HTML</p>
<p align="right">James, 2006</p>
Hasilnya:
Contoh penggunaan Alignment
Anda dapat mengubah jenis huruf, ukuran dan warna. Untuk mengubah huruf digunakan tag <font>, tag <font> memiliki atribut seperti face, size dan color. Contoh:
<p><font face="Arial" size="2" color="#FF0000">Nama 
saya</font>
<b>Bambang</b><font face="Arial" size="2"> 
dan </font><font face="Tahoma">saya cinta rupiah</font></p>
Silahkan anda coba sendiri untuk melihat seperti apa hasilnya
Didalam HTML, untuk memberi jarak anda tidak bisa hanya menekan "enter" saja. Untuk memberi jarak perbaris kita perlu tag HTML yaitu <br> sedangkan untuk spasi seperti yang sudah saya jelaskan tadi, kita perlu menggunakan HTML entity / character entity, untuk spasi character entitynya adalah &nbsp;. Langsung saja coba kode berikut ini:
<p>Baris 1<br>Baris 2<br>Baris&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 3<br>Baris 
<b>4</b></p>
Hasil:
Baris 1
Baris 2
Baris     3
Baris 4
Untuk memberikan garis horisontal digunakan tag <hr>. Tag <hr> memiliki beberapa atribut. Tag <hr> tidak memerlukan tag penutup jadi tag <hr> merupakan standalone tag. Coba contoh berikut ini:
<p>Halo nama saya Telo</p>
<hr width="25%" align="justify">
<p>Saya lagi belajar membuat garis horisontal.</p>
<hr size="4" align="justify">
<p>Matur nuwun</p>
<hr size="3" noshade color="#000000" width="25%" align="justify">
Hasil:
Contoh penggunaan Horizontal Rules
Seperti yang anda lihat, anda bisa memasang banyak atribut dalam satu tag. Pada tag <hr> terdapat atribut yang tidak memiliki nilai yaitu noshade. Memang dalam beberapa tag HTML terdapat atribut-atribut yang tidak memiliki nilai. Salah satunya adalah noshade yang berarti menghilangkan bayangan pada garis. Anda dapat melihat perbedaan tag <hr> yang menggunakan noshade dengan yang tidak pada kode diatas.
Bagaimana? mudah kan belajar HTML, jangan senang dulu sekarang kita akan mempelajari yang lebih sulit

Links

Oke anda telah membuat banyak halaman HTML, sekarang bagaimana caranya anda berpindah dari satu halaman ke halaman yang lain? Apakah saya perlu menuliskan alamatnya di browser? Link adalah jawabannya. <a> merupakan tag HTML untuk membuat link agar kita dapat berpindah ke halaman lain. Tag <a> memiliki atribut yang sangat penting yaitu href. Langsung saja coba kode berikut ini:
My <a href="http://www.dhimasronggobramantyo.com">Homepage</a>
Hasil:
Jika anda lihat, maka teks homepage telah berubah menjadi link, jika anda klik maka browser akan menuju alamat yang tertera pada atribut href. Sekarang jika anda memiliki banyak file HTML dalam satu folder, apakah saya perlu menggunakan http:// untuk melinknya? tentu tidak anda cukup menulis nama filenya saja, asalkan file tersebut berada satu folder dengan file yang berisi link. Contoh:
My <a href="contact.html">homepage</a>
Hasil:
Jika anda klik, maka browser akan membuka file contact.html yang berada pada satu folder. Bagaimana jika filenya berada difolder lain? gampang, gunakan kode berikut:
My <a href="folder/contact.html">homepage</a>
Hasil:
Jika anda ingin ketika link diklik dan halaman tersebut muncul pada jendela browser yang baru, gunakan atribut target="_blank" seperti ini:
My <a href="http://www.dhimasronggobramantyo.com" 
target="_blank">homepage</a>
Oke silahkan anda coba sendiri untuk melihat hasilnya, sekarang kita akan belajar tentang images

Images

Pertengahan tahun 90'an website-website yang ada tidak memiliki gambar, karena browser yang ada tidak memiliki kemampuan untuk menampilkan gambar. Tetapi sekarang website tanpa gambar akan terlihat membosankan, tetapi website dengan banyak gambar akan terlihat menyebalkan, nah lo. Jadi gunakan gambar seperlunya, keluarkan semua imajinasi dan nilai seni anda untuk dapat membuat website yang nyaman dilihat. Saya tidak akan mengajarkan bagaimana cara membuat gambar disini, ada kategori lain diwebsite ini untuk belajar mendesain, anda dapat belajar menggunakan Photoshop. Gambar yang dipasang di website disarankan menggunakan bertipe file gif atau jpg. Untuk memasang image anda memerlukan tag <img>. Tag <img> tidak memerlukan penutup dan memiliki atribut src untuk mengambil gambar dari suatu alamat. Coba contoh berikut ini:
<img src="images/artikel/introhtml_02.gif" width="313" height="43" 
alt="Contoh Gambar">
Hasil:
Contoh Gambar
Atribut src disini sama dengan atribut href pada tag <a> yang berisi alamat posisi gambar. Pada contoh kode diatas anda memiliki gambar introhtml_02.gif yang berada pada folder images. Jika anda tidak memiliki file tersebut maka gambar tidak ditampilkan. Atribut width dan height merupakan opsional, tapi saya sarankan untuk mencantumkannya agar browser mengetahui ukuran gambar apabila gambar gagal ditampilkan. Atribut alt berguna untuk menampilkan teks pada gambar jika gambar gagal ditampilkan atau belum selesai ditampilkan. Anda dapat memberikan garis tepi pada gambar dengan menambahkan atribut border
<a href="http://www.dhimasronggobramantyo.com">
<img border="1" src="images/introhtml_02.gif" width="313" 
height="43"></a>
Hasil:

Komentar

Anda dapat menuliskan komentar dikode HTML, komentar berguna apabila anda ingin kembali mengutak-atik kode maka anda ingat kode tersebut fungsinya apa. Komentar hanya untuk memudahkan anda saja. Komentar tidak ditampilkan oleh browser. Untuk menulis komentar diawali dengan <!-- dan diakhiri dengan --> lihat contoh berikut ini:
<!--Kode untuk menampilkan nama saya-->
<p>Nama saya <b>Dhimas</b></p>

List

Tag list berguna untuk menampilkan list-list. Ada 3 macam jenis list pada HTML. Yang pertama adalah Unordered List <ul>:
<ul>
  <li>List 1</li>
  <li>List 2</li>
  <li>List 3</li>
</ul>
Hasil:
  • List 1
  • List 2
  • List 3
Tag <ul> merupakan tag pembuka. Diantara tag <ul> Anda dapat menambahkan tag <li> untuk setiap list yang akan ditampilkan. Tag list lainnya adalah Ordered List <ol> Anda dapat menggunakannya sama seperti tag <ul> Contoh:
<ol>
  <li>List 1</li>
  <li>List 2</li>
  <li>List 3</li>
</ol>
Hasil:
  1. List 1
  2. List 2
  3. List 3
Jika anda ingin memulai list tidak dari nomor satu tambahkan atribut start. Contoh:
<ol start="3">
  <li>List 1</li>
  <li>List 2</li>
  <li>List 3</li>
</ol>
Hasil:
  1. List 1
  2. List 2
  3. List 3
Tabel merupakan hal yang paling penting dalam membuat interface website anda. Dengan tabel anda dapat memecah layout website menjadi beberapa kolom atau baris. Dengan tabel halaman website anda akan lebih rapih.
Table merupakan tag html terumit, karena didalam tag table terdapat tag-tag lainnya. Dan table sangat penting. Karena itu sebelum meneruskan, tarik nafas dalam-dalam dan konsentrasi.
Untuk membuat tabel maka diperlukan tag-tag dasar seperti ini :
  • <TABLE></TABLE>--Tag ini merupakan containers untuk membuat tabel.
  • <TR></TR>--Didalam tabel tag ini berfungsi untuk membuat baris.
  • <TD></TD>--Tag untuk membuat kolom. didalam tag <tr> harus terdapat tag <td>, anda bisa menambahkan banyak tag <td> didalam <tr> untuk membuat kolom.
  • <TH></TH>--Sama dengan <td> hanya saja berfungsi sebagai header, biasanya digunakan pada baris pertama didalam tabel.
Setiap tag tabel tersebut memiliki banyak atribut. Oke langsung saja coba kode berikut ini:
Contoh:
<table border="1" width="60%">
<tr>
<td>Contoh Table</td>
</tr>
</table>
Hasilnya:
Contoh Tabel
Tabel diawali dengan tag <table> dan biasanya memiliki atribut border. Jika border="0" maka garis pada tabel tidak ditampilkan. Biasanya jika kita tidak menampilkan atribut border maka otomatis tabel tersebut juga tidak memiliki garis. <table> memiliki atribut cellpadding untuk memberi jarak didalam kolom dan cellspacing untuk lemberi jarak antara kolom. Coba kode berikut ini:
<table border="1" width="200" cellpadding="4" cellspacing="5">
<tr>
<td width="100">Cell 1</td>
<td width="100">Cell 2</td>
</tr>
</table>
Hasil:
Cell 1
Cell 2
Coba anda ubah nilai dari atribut cellpadding dan cellspacing untuk melihat perbedaannya, cobalah untuk mengutak-atik kode diatas dengan mengubah nilai-nilai atributnya.
Setiap tabel memiliki baris dengan menggunakan tag <tr>. Didalam baris perlu sebuah kolom atau lebih, kolom dibuat dengan menggunakan tag <td>. Untuk lebih jelasnya cobalah kode berikut ini:
<table border="1" width="200" cellpadding="2">
 <tr>
  <td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td>
  <td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td> /
 </tr>
 <tr>
  <td width="100">cell 1</td>
  <td width="100">cell 2</td>
 </tr>
 <tr>
  <td width="100">cell 3</td>
  <td width="100">cell 4</td> /
 </tr>
</table>
Hasil:
Header
Header
cell 1
cell 2
cell 3
cell 4
Bagaimana anda mengerti maksudnya kode diatas, coba anda pahami dulu. Pada kode diatas terdapat atribut bgcolor yang berguna untuk memberi warna pada background. Didalam kolom <td> anda dapat menuliskan kode HTML apa saja, bahkan anda dapat memasang tag <table> didalamnya, yang berarti anda memasang tabel didalam tabel. Contoh lainnya:
<table border="1" width="200" cellpadding="2">
<tr>
<td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td>
<td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td>
</tr>
<tr>
<td width="100" rowspan="2" valign="top">cell 1</td>
<td width="100">cell 2</td>
</tr>
<tr>
<td width="100">cell 4</td>
</tr>
</table>
Hasilnya:
Header
Header
cell 1
cell 2
cell 4
Anda lihat ada atribut rowspan="2" ini berguna untuk menggabungkan 2 baris menjadi satu, jika anda ingin menggabungkan lebih dari 2 baris, ubah saja nilainya. Bagaiman susah? coba anda pelajari terus. Jika sudah coba anda pahami kode berikut ini:
<table border="0" width="200" cellpadding="2" cellspacing="1" bgcolor="#000000">
<tr>
<td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td>
<td width="100" align="center" bgcolor="#C0C0C0"><b>Header</b></td>
</tr>
<tr>
<td width="100" valign="top" bgcolor="#CCCCCC" align="left">Left</td>
<td width="100" bgcolor="#CCCCCC" align="right">Right</td>
</tr>
<tr>
<td width="200" valign="top" colspan="2" bgcolor="#FFFFFF" align="center">
Table is cool</td>
</tr>
<tr>
<td width="200" valign="top" colspan="2" bgcolor="#FFFFFF" align="center">
But it's not easy</td>
</tr>
</table>
Hasil:
Header
Header
Left
Right
Table is cool
But it's not easy
Anda sudah mengetahui dasar-dasar HTML. Masih banyak lagi tag-tag HTML lainnya seperti frames dan form. Saya akan mengajarkan frames diartikel lainnya, tetapi frames harus dihindari dalam membuat website, alasan utama apa yang ada didalam frames tidak terbaca oleh Search Engine. Tag form hanya dibutuhkan apabila anda membuat website dinamis menggunakan bahasa pemrograman web seperti PHP, ASP, Perl atau JSP.
Sekarang kita akan membicarakan tag <META>. Tag <META> digunakan agar search engine mengenal dan dapat mengkategorisasikan website anda, gampangnya agar search engine mengetahui website anda isinya tentang apa. Tetapi tidak semua search engine membaca tag <META> tetapi sebagian besar membaca tag ini, jadi kita perlu menyertakannya pada website kita. Tag <META> berada diantara tag  <head> bukan <body> yang berarti isi tag tersebut tidak ditampilkan dibrowser.
Sebenarnya apa sih kegunaan Search Engine dan apa pengaruhnya untuk website? Saya akan jelaskan secara gampang, anda memiliki website katakan websitesaya.com, nah bagaiman milyaran pengguna internet dapat mengetahui kalau ada sebuah situs websitesaya.com diantara ratusan juta situs lainnya. Pengguna internet banyak yang melakukan pencarian melalui search engine seperti google atau yahoo. Jika mereka melakukan pencarian dan situs anda muncul pada hasil pencarian tersebut, maka anda mendapatkan pengunjung yang mengunjungi website anda. Bagaimana agar website saya ada di google atau search engine lainnya? ya dengan menggunakan <META> maka search engine akan mengenali website anda. Sebenarnya prosesnya jauh lebih rumit, search engine memiliki perhitungannya sendiri seperti ranking, backlink, recipocal link, tetapi kita ambil gampangnya saja.
Oke anda sudah mengerti pentingnya tag <META>Tag <META> memiliki atribut yang paling penting Keywords dan DESCRIPTION dimana kita memasukkan deskripsi dan kata kunci yang berhubungan dengan website kita.
Sebagai contoh misalnya kita memiliki website kecoak.com yang berisi bagaimana cara memelihara dan beternak kecoa. Maka kira-kira kita perlu membuat meta seperti ini:
<html>
<head>
<META content="kecoak.com" name=AUTHOR>
<META content="Cara memelihara dan beternak kecoak." name=description>
<META content="kecoak, beternak, memelihara, coro, ternak, pelihara" name=keywords>
<META content="INDEX, FOLLOW" name=ROBOTS>
<META http-equiv="Content-Language" content="en-us">
<META http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=windows-1252">
<title>Ternak Kecoak</title>
</head>
Kira-kira seperti itu, ok anda telah mempelajari HTML, sekarang anda tinggal turun gunung dan mempraktekkan apa yang sudah dipelajari. Teruslah mencoba agar anda semakin ahli.
Suka dengan artikel ini? Sebarkan keseluruh dunia melalui Jejaring Sosial berikut ini:

Dasar-Dasar Membuat Web Dengan HTML

Dasar Dasar Membuat Web Dengan HTML web derain grafisNah, anda pasti sudah banyak melihat tutorial tutorial HTML yang ada di ilmuwebsite.com. Tapi, masih ada 1 kekurangan, tutorial HTML untuk tingkat pemula???
Nggak ada kan??? nah, maka dari itu, saya, C.H.I.P. Sensei, akan menjelaskan bagaimana website di bangun menggunakan tag-tag HTML, dan ini penulis sediakan untuk pemula. Tapi sebelum itu,? ada yang perlu diketahui.
tag <>
digunakan untuk menuliskan sintak, ada dua jenis, yaitu tag container dan tag biasa.
Tag container adalah tag yang berisi text yang akan ditampilkan setelah tag ditutup. Contoh: <td> text yang ditampilkan </td>.
Tag biasa, yahh…tag aja, contoh <BR> (break). <br> kaga perlu ditutup oleh tag </br>, tapi jika sintak yang digunakan tag container, contoh: <h1>, yah mesti ditutup dengan </h1>.
Tag yang digunakan untuk mengakhiri sintak punya karakter / (slash) sebelum sintaknya, contohnya: <td> </td>
Kita juga dapat mengetik attribut di dalam sebuah tag, contoh: <body bgcolor=”red”> </body>. atau <input type=”text”>.
LANGKAH 1
  • MEMBUKA NOTEPAD.
LANGKAH 2
  • MENGETIKKAN SINTAK/SYNTAX.
Berikut ini adalah syntax dasar yang membentuk suatu HTML.
pertama, ketikkan
<html>
tekan enter, kemudian ketik
<head>
Dalam container head, kita bisa mengetikan beberapa sintak, tapi yang paling penting jangan lupa mengetikan sintak <title> judul halaman web </title>. Untuk sintak lain nanti saja.
Sekarang ketikkan sintak title tadi, jadi seperti ini:
<head> <title> judul halaman web </title> </head>
Kemudian ketikkan <body>. Tag body merupakan badan/tubuh/inti dari halaman web, tampilan web yang kita lihat itu berasal dari <body>.
Body tuh tag container, jadi mesti ditutup. Hasil sampai sekarang:
<html>
<head>
<title> Judul Halaman Web </title>
</head>
<body>
</body>
?
Selanjutnya bagaimana cara menampilkan tulisan ke dalam HTML??? Ketikan sembarang text ke dalam tag body, contohnya seperti ini :
<body>
Contoh text yang ditampilin di halaman web, By: C.H.I.P. Sensei
</body>
terus, jika sudah, ketikkan </html>, script lengkapnya seperti ini :
<html>
<head>
<title> Judul Halaman Web </title>
</head>
<body>
Contoh text yang ditampilkan di halaman web, By: C.H.I.P. Sensei
</body>
</html>
kalo udah, sekarang save dengan nama dasarHTML.
kalo udah disave, buka data yang tadi di save.
?
Pada bagian ini, kalian mungkin akan bingun,g karena html yang tadi disave dan cape cape diketikkan, ternyata gagal. Malah yang terbuka adalah file di notepad/wordpad. tau kenapa???
Karena ketika men-save, file tersebut di save dalem bentuk TXT, bukan HTML. Nah cara men-save dalem bentuk HTML yaitu: ketika mensave, ada satu tempat di bawah tempat kita menulis nama file,? yakni Save As Type. Silahkan ubah dari text document(*.txt) menjadi all files, ketika menulis nama, di akhir di berikan extensi .html, contoh: dasarHTML.html.
?

Dasa-dasar WEB dan HTML

Konsep Dasar Pemrograman Web
Definisi Web
World Wide Web (“WWW”, atau singkatnya “Web”) adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripadanya.
Hiperteks dilihat dengan sebuah program bernama browser web yang mengambil informasi (disebut “dokumen” atau “halaman web”) dari server web dan menampilkannya, biasanya di sebuah monitor. Kita lalu dapat mengikuti pranala di setiap halaman untuk pindah ke dokumen lain atau bahkan mengirim informasi kembali kepada server untuk berinteraksi dengannya. Ini disebut “surfing” atau “berselancar” dalam bahasa Indonesia. Halaman web biasanya diatur dalam koleksi material yang berkaitan yang disebut “situs web”.
HTTP
Sejarah
Protokol HTTP pertama kali dipergunakan dalam WWW pada tahun 1990. Pada saat tersebut yang dipakai adalah protokol HTTP versi 0.9. Versi 0.9 ini adalah protokol transfer dokumen secara mentah, maksudnya adalah data dokumen dikirim sesuai dengan isi dari dokumen tersebut tanpa memandang tipe dari dokumen.
Kemudian pada tahun 1996 protokol HTTP diperbaiki menjadi HTTP versi 1.0. Perubahan ini untuk mengakomodasi tipe-tipe dokumen yang hendak dikirim beserta enkoding yang dipergunakan dalam pengiriman data dokumen.
Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.
HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.
Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh Konsorsium World Wide Web (W3C) dan grup bekerja Internet Engineering Task Force (IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC, yang paling terkenal RFC 2616, yang menjelaskan HTTP/1,1, versti HTTP yang digunakan umum sekarang ini.
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara client dan server. Sebuh client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan di port tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request), seperti “GET / HTTP/1.1″ (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan pesan MIME yang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu. Beberapa kepala (header) juga bebas ditulis atau tidak, sementara lainnya (seperti tuan rumah) diperlukan oleh protokol HTTP/1,1. Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada), server mengirim kembali kode jawaban, seperti “200 OK”, dan sebuah pesan yang diminta, atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.
HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer. HTML juga dapat dikenali oleh aplikasi pembuka email ataupun dari PDA dan program lain yang memiliki kemampuan browser.
Markup/Tanda
Secara garis besar, terdapat 4 jenis elemen dari HTML:
structural. tanda yang menentukan level atau tingkatan dari sebuah teks (contoh, akan memerintahkan browser untuk menampilkan “Golf” sebagai teks tebal besar yang menunjukkan sebagai Heading 1
presentational. tanda yang menentukan tampilan dari sebuah teks tidak peduli dengan level dari teks tersebut (contoh, boldface akan menampilkan bold. Tanda presentational saat ini sudah mulai digantikan oleh CSS dan tidak direkomendasikan untuk mengatur tampilan teks,

Incoming search terms for the article:

PHP & MySQL - belajar php : "Fungsi/Method"

PHP & MySQL - Kali Ini akan "belajar php" mengenai Koding "Fungsi/Method". FUngsi, atau method diparadigma objek, adalah blok kode yg dapat di depinisikan kemudian di pangil (di-invoke) dai bagian lain program . Belajar php mesti pelan-pelan, apalagi mengenai "Fungsi/Method". Tahap balajr php ini merupakan tahap dasar yang perlu di mengerti dan dio pahami, guna untuk pengembangan kedepan.

Sebagai pemrogram, kita bisa menganalisa, kapan mesti mengunakan fungsi. contoh nya, untuk kode-kode php yang smaa dan sering digunakan, nah pastinya ini akan mempermudah anda untuk membuat koding. Tapi mungkin ini sulit yang baru pertama untuk belajar php.

/* Mendapatkan Jam dari system dengan format 0-23 */
$time = date("G");
if ($time <12) {
$say = 'Good morning ..';
}elseif ($time < 17 ){
$say = 'Good Afternoon ..';
}else
{
$say = 'Good evening ..';
}

echo $say;
Para pembaca blog "belajar php" kode diatas jika diperlukan kembali akan ditulis lagi, dan ditulis lagi. Agar lebih efisien, maka kode php diatas sebaiknya di pakai "Fungsi/Method" PHP.

function greeting($tNow){
if(!$tNow) return '';
if(!$tNow < 12 ) return 'Good Morning..';
if(!$tNow < 17 ) return 'Good afternoon..';
if(!$tNow >17 ) return 'Good evening..';

}
//memanggil fungsi strlen
echo getLength('Hello');

Belajar Dasar-dasar PHP

Untuk Belajar Dasar-dasar PHP, anda mesti membaca sedikit tutorial Dasar-dasar PHP ini...

Yang dibutuhkan untuk menjalankan PHP
Untuk dapat menjalankan PHP Anda membutuhkan sebuah web server.
untuk pertama kalinya belajar PHP anda mesti mepersiapkan server local untuk di PC or laptop anda...
disini akan dijelaskan untuk PC ber SO windows (98,XP, dll)
anda bisa memilih beberapa angine server seperti XAMPP, AppServNetwork, PHP Triad...
mengapa memilih ini anda bisa membaca artikel sebelumnya..(dari pada capek instal satu perasu untuk pernagkatnya).
1. XAMPP
2. AppServ
3. PHPTRIAD
pilih salah satu dan instal DI PC anada..(penulis tidak akan menjelaskan car instalasinya, karena seperti layaknya instal sofware biasa)
kemudian cek di broser dengan memasukkan http://localhost jika sudah ada informasi mengenai server local maka anda sudah berhasil insatl server localhost untuk PC ana...
setelah anda mempunyai server untuk menjalan kan code2 PHP dan sudah memiliki basisdata (MySql) maka yag anda perlukan selanjutnya adalah editor PHP
editor PHP bisa menggunakan Notepad,Rapid PHP 2005, dreamwaver dan lain2 tergantung minat anda

Jika semua sudah tersedia saya akn jelaskan mengenai Sintaks dasar PHP
4 macam cara penulisan kode PHP, yaitu :


1. di awali
2. di awali
3. di awali
4. di awali <% diakhiri %>

Pilih salah satu dari empat cara tersebut. Yang sering digunakan adalah cara pertama dan kedua. Tiap akhir baris harus selalu diberi tanda titik koma (;).

Sama Seperti pada bahasa pemrograman lain Anda pun bisa meletakkan baris komentar pada program Anda. Pada PHP caranya adalah dengan meletakkan komentar tersebut di sebelah kanan tanda // jika komentar satu baris dan di antara /* dan */ jika komentarnya lebih dari satu baris.

/* kalau yang ini adalah komentar
lebih dari satu baris komentar*/
echo ("memang mudah kan...");
?>


Tipe Data
PHP mengenal tiga macam tipe data, yaitu :
1. Integer
2. Floating point number
3. String
Integer
Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak pakai koma). contoh :
$a = 1234 // desimal
$b = - 1234 // negatif
$c = 0123 // oktal
$d = 0x12 // heksadesimal
pernyataan seperti $a = 1234 disebut pernyataan penugasan. Dalam contoh tersebut maksudnya adalah memberikan nilai 1234 ke variabel $a.

Floating point number
Disebut juga bilangan pecahan. Terdapat tanda titik yang merupakan pemisah antara bagian bulat dan pecahan.

$a = 1.234 // bentuk biasa
$b = 1.2e3 // bentuk eksponensial

Strings
$a = "ini adalah tipe data string"


Array
Array merupakan tipe data terstruktur yang berguna untuk menyimpan sejumlah data yang bertipe sama. Bagian yang menyusun array disebut elemen array, yang masing-masing elemen dapat diakses tersendiri melalui indeks array.

Array berdimensi satu
$kota[0] = "Yogyakarta";
$kota[1] = "Jakarta";
$kota[2] = "Malang";
$kota[3] = "Purwokerto";

print ("Kota favorit saya adalah $kota[2]");
?>

Kode di atas bila dijalankan pada browser, akan muncul tulisan :
Kota favorit saya adalah Malang.
Indeks array dimulai dari 0. Jadi indeks array 0 menyatakan elemen pertama dari array, indeks array 1 menyatakan elemen array kedua, dan seterusnya.

Array multidimensi
Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak pakai koma). contoh :
$buaht = array (
"apel" => array(
"warna" => "merah",
"rasa" => "manis"
),
"pisang" => array(
"warna" => "kuning",
"rasa" => "manis"
)
);

print ("Warna buah apel adalah ");
print ($buah["apel"]["warna"])."
";
print ("Rasa buah pisang adalah ");
print ($buah["pisang"]["rasa"]);
?>

Kode di atas akan menghasilkan tulisan
Warna buah apel adalah merah
Rasa buah pisang adalah manis

VARIABLE
Dalam PHP setiap nama variable diawali tanda dollar ($). Misalnya nama variable a
dalam PHP ditulis dengan $a. Jenis suatu variable ditentukan pada saat jalannya
program dan tergantung pada konteks yang digunakan.
File contoh2.php:
$a=”5”;
$b=”2”;
$hasil=$a+$b;
echo($hasil);
?>
hasilnya adalah: 7

STRUKTUR KONTROL
IF
Konstruksi IF digunakan untuk melakukan eksekusi suatu statement secara bersyarat.
Cara penulisannya adalah sebagai berikut:
if (syarat)
{
statement
}
atau:
if (syarat)
{
statement
}
else
{
statement lain
}
atau:
if (syarat pertama)
{
statement pertama
}
elseif (syarat kedua)
{
statement kedua
}else
{
statement lain
}

WHILE
Bentuk dasar dari statement While adalah sebagai berikut:
while (syarat)
{
statement
}
Arti dari statemant While adalah memberikan perintah untuk menjalankan statement
dibawahnya secara berulang-ulang, selama syaratnya terpenuhi.

FOR
Cara penulisan statement FOR adalah sebagai berikut:
for (ekspresi1; ekspresi2 ; ekspresi3)
statement
ekspresi1 menunjukkan nilai awal untuk suatu variable
ekspresi2 menunjukkan syarat yang harus terpenuhi untuk menjalankan statemant
ekspresi3 menunjukkan pertambahan nilai untuk suatu variable
File contoh7.php:
for ($a=0;$a<10;$a++)
{
echo(“Nilai A = ”);
echo(“$a”);
echo(“
”);
}
?>

SWITCH
Statement SWITCH digunakan untuk membandingkan suatu variable dengan beberapa
nilai serta menjalankan statement tertentu jika nilai variable sama dengan nilai yang
dibandingkan.
Struktur Switch adalah sebagai berikut:
switch (variable)
case nilai:
statement
case nilai:
statemant
case nilai:
statement
.
.
.
File contoh8.php:
$a=2;
switch($a)
{
case 1:
echo(“Nilai variable a adalah satu”);
break;
case 2:
echo(“Nilai variable a adalah dua”);
break;
case 3:
echo(“Nilai variable a adalah tiga”);
break;
}
?>

REQUIRE
Statement Require digunakan untuk membaca nilai variable dan fungsi-fungsi dari
sebuah file lain. Cara penulisan statement Require adalah:
require(namafile);
Statement Require ini tidak dapat dimasukkan diadalam suatu struktur looping misalnya
while atau for. Karena hanya memperbolehkan pemangggilan file yang sama tersebut
hanya sekali saja.
File contoh9.php:
$a=”Saya sedang belajar PHP”;
function tulistebal($teks)
{
echo(“$teks”);
}
?>
File contoh00.php:
require(“contoh9.php”);
tulistebal(“Ini adalah tulisan tebal”);
echo(“
”);
echo($a);
?>

INCLUDE
Statement Include akan menyertakan isi suatu file tertentu. Include dapat diletakkan
didalam suatu looping misalkan dalam statement for atau while.
File contoh11.php:
echo(“--------------------------------------
”);
echo(“PHP adalah bahasa scripting
”);
echo(“--------------------------------------
”);
echo(“
”);
?>
File contoh12.php:
for ($b=1; $b<5; $b++)
{
include(“contoh11.php”);
}
?>